Bagi anda penggemar kambing etawa melihat kambing etawa beraktifitas merupakan sesuatu yang menyenangkan . Lumayan untuk refreshing . berikut ada share galery kambing etawa dari teman teman peternak etawa :
=====================================================
=====================================================
=====================================================
=====================================================
=====================================================
=====================================================
====================================================
Semoga bisa menghibur dan menghilangkan stress bagi penggemar etawa online semua terimakasih
Salam etawa
Alhamdulillah akhirnya bisa meneruskan informasi tentang profile para juara dalam KONTES kambing etawa SLEMAN 2008 . Kali ini adalah profile juara untuk kategori Betina / Calon Indukan .
JUARA I
Nama kambing : Anggun
Nama Pemilik : Bpk Baduwi
Postur fisik
Tinggi badan : 78.5 cm
Panjang Badan : 81 cm
Panjang Telinga : 30.5 cm
.
JUARA II
Nama kambing : Desy
Nama Pemilik : Bpk Setyo
Postur fisik
Tinggi badan : 77 cm
Panjang Badan : 81 cm
Panjang Telinga : 32 cm
.
.
JUARA III
Nama kambing : Khanza
Nama Pemilik : Bpk Mustakim
Postur fisik
Tinggi badan : 83 cm
Panjang Badan : 83 cm
Panjang Telinga : 31 cm
.
.
Selamat kepada para juara , semoga tambah semangat dalam mengembangkan/membudidayakan kambing etawa unggul .
salam etawa .
Berikut informasi profile 3 Top list kategori induk betina , oleh - oleh dari lomba kambing etawa SLEMAN 2008 .Untuk kategory INDUK BETINA ini menurut panitia diikuti oleh 31 INDUKAN . Setelah di sorting berdasar penilaian fisik dan penilaian tambahan di dapat 3 Besar . Berikut informasi profile nya :
JUARA 1 INDUKAN

Nama kambing Kunthi , Kambing ini milik bpk Silo Prasetyo . Kunthi memiliki postur
Tinggi Badan = 87
Panjanag Badan = 89
Panjang Telinga = 31
JUARA 2 INDUKAN
.
Nama kambing “Rini G” , Kambing ini milik bpk Jiman Dwi Isyanto . Postur fisiknya
Tinggi Badan = 82.5
Panjanag Badan = 97
Panjang Telinga = 34
.
JUARA 3 INDUKAN
Nama kambing “SRIKANDI” , Kambing ini milik bpk Tamto . Postur fisiknya
Tinggi Badan = 87
Panjanag Badan = 99
Panjang Telinga = 33
.
Semoga informasi ini bermanfaat terutama bagi para peternak etawa pada umumnya dan breeder etawa pada khususnya . Dan diharapkan juga menambah gairah, antusias untuk semua peternak dalam mengikuti event2 lomba etawa , supaya lebih bersemangat melakukan kombinasi perkawinan , pemeliharaan untuk mendapat hasil anakan yang nantinya menjadi calon pejantan atau indukan yang unggul dan bernilai jual yang tinggi.
Salam Etawa
kambingonline crew
Alhamdulillah akhirnya dapat juga informasi tentang Posisi 3 Teratas atau 3 Top list “Pejantan” dalam Kontes Kambing Etawa SLEMAN 2008 .Bagi para penggemar kambing etawa tentunya sudah penasaran seperti apa wajah2 dan postur 3 TOP list “pejantan” Ini . Penilaian berdasarkan penilain postur fisik dan penilaian tambahan ( seperti komposisi warna, bentuk kepala , balungan , dll ). Berikut gambar dan ukuran fisik para juara.
Adalah kambing etawa milik Bpk.Sujono .Kambing pejantan ini diberi pagilan gaul ” Sembodho ” .Pemegang GRAND CAMPION kategori ” Pejantan ” mempunyai postur yg keren . kepala minimalis , kuping panjang , postur besar dan gombrong lebat .Berikut ukuran postur fisiknya
Tinggi Badan = 98 cm
Panjang Badan = 105 cm
Panjang Telinga = 37 cm
Juara 2 Pejantan
Adalah kambing etawa milik Bpk.Sumaryanto .Kambing ini diberi panggilan gaul “BONDAN PRAKOSO” . Satu kata yang cocok untuk kambing ini “sangar ” Berikut ukuran postur fisik “PRAKOSO” :
Tinggi Badan = 94.5 cm
Panjang Badan = 102 cm
Panjang Telinga = 34 cm
Juara 3 Pejantan
Adalah kambing etawa milik Bpk Y Sumarno . Kambing pak marno ini diberi panggilan gaul “SETYAKI” .Postur tubuh tinggi , balungannya juga besar Berikut ukuran postur fisik SETYAKI :
Tinggi Badan = 98 cm
Panjang Badan = 96 cm
Panjang Telinga = 34 cm
Monggo bagi semua penggemar kambing etawa silahkan dilihat dan beri commentar , dengan posting ini diharapkan minimal kita bisa mengetahui dan mempelajari sebenarnya kambing pejantan yang “bagus” standart umumnya seperti apa .
Salam etawa
kambingonline crew
MARADONA panggilan akrap untuk kambing pemegang gelar GRAN CHAMPION kategori Calon Pejatan dalam KONTES KAMBING ETAWA SLEMAN 2008 yang diadakan oleh paguyuban peternak kambing SEMBADA Sleman , tanggal 24 Agustus 2008 yang lalu . Maradona yang pada waktu kontes menempati pathok 11 , Lolos dengan hasil sangat memuaskan pada tahap pengujian postur fisik dan penjurian keunggulan tambahan . Memang tidak diragukan lagi untuk kelas calon pejantan MARADONA mempunyai postur tubuh yang besar , balungan bagus ,komposisi warna yang menarik ,gembleh yang panjang,rambut gombrong yg bagus, serta bentuk kepala yang nonong khas etawa .
Maradona merupakan kambing etawa calon pejantan berasal dari Payuban peternak PENDOWO SAKTI . Memang Tidak salah diberi nama Maradona , secara komposisi warna memang seperti pemain bola karena keempat kakinya terlihat seperti memakai kaos kaki bola warna hitam . Dan yang jelas secara fakta setelah mememangkan Kontes Kambing etawa 2008 di sleman ini si kambing bernama gaul Maradona ini menjadi populer bak artis bola diego maradona. Jangan salah setelah menjadi GRAN CHAMPION kategori Calon Pejatan Maradona sudah ada yang menawar dengan harga 100 juta rupiah , harga yang fantastis . Tapi tidak di lepas .
Selamat untuk paguyuban peternak PENDOWO SAKTI atas keberhasilannya . Salam Etawa
Sebagai wujud kepedulian lingkungan tidak ada salahnya kita mencoba mengolah sampah sebagai bahan pakan ternak kita . Mencoba bisa dimulai dari quota sedikit dulu . Membuat pakan dari sampah di mulai dengan pemisahan sampah organik dan anorganik, dilanjutkan dengan pencacahan, fermentasi, pengeringan, penepungan, pencampuran, dan pembuatan pelet.Pemisahan sampah organik dari sampah anorganik dimaksudkan
agar sampah yang diolah hanya yang dapat dicerna oleh ternak serta menghindarkan ternak dari mengonsumsi bahan-bahan beracunatau yang mengandung logam be-
rat.
Pemisahan sebaiknya dapat dilakukan di tingkat produsen sampah (pasar atau rumah tangga). Oleh karena itu, untuk program massal perlu disediakan tempat sampah
organik dan anorganik di tingkat produsen sampah. Sampah dari rumah sakit dan pabrik yang banyak mengandung logam berat atau bahan beracun seyogianya dihindari.
Sampah organik yang telah terpisah dari bahan lain selanjutnya dicacah dengan alat atau mesin pencacah agar bentuknya lebih kecil dan untuk memudahkan fermentasi.
Fermentasi dimaksudkan untuk meningkatkan kandungan gizi dan nilai cerna sampah karena kandungan gizi sampah umumnya rendah tetapi serat kasarnya relatif tinggi.
Fermentasi dilakukan dengan menggunakan inokulan bakteri dan cara yang tepat agar diperoleh produk yang bermutu tinggi.
Setelah difermentasi, sampah dikeringkan dengan dijemur lalu digiling hingga menjadi tepung. Selanjutnya tepung sampah ditambah bahan lain termasuk enzim dan diaduk dalam mesin pencampur, sehingga diperoleh pakan komplit yang sesuai dengan kebutuhan ternak. Apabila diperlukan, semua bahan yang sudah tercampur dibentuk pelet. Pelet pakan ternak dapat disimpan hingga 6 bulan. Idealnya ransum komplit diberikan sekitar 3% dari bobot hidup ternak per hari. Dengan jumlah pakan tersebut, sapi tidak lagi memerlukan HMT atau rumput. Namun sebagian petani ternyata masih memberikan rumput. Sebagai contoh,jika ternak diberi pakan komplit 1,5% dari bobot hidup per hari,
peternak tinggal memberi rumput 50% dari kebutuhan semestinya.
Keuntungan Ekonomi
Hasil penelitian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali menunjukkan bahwa penggunaan pakan komplit berbahan baku sampah sebanyak 1,5% dari bobot badan pada sapi bali selama 5 bulan, memberikan pertambahan bobot badan rata-rata 650 g/hari. Secara ekonomis pemanfaatan sampah untuk pakan ini sangat prospektif
mengingat bahan dan biaya produksinya relatif murah, sedangkan efeknya terhadap pertumbuhan sapi cukup baik. Berdasarkan analisis ekonomi, penggemukan sapi
dengan ransum komplit berbahan baku sampah memberikan keuntungan sekitar 200% dibandingkan dengan cara tradisional
sumber :www.pustaka-deptan.go.id
Kalau orang energik itu memang bagus , kalau kurang energik malah harus dikasih minum hemaviton atau enervon-C .
Tapi kalau indukan etawa terlalu energik harus hati hati untuk merawatnya ,sifat itu memang sudah sifat bawaan kambing itu sendiri . Hal ini perlu diperhatikan ketika indukan tersebut hamil . Saya ada satu indukan terlalu energik , setiap ada orang datang dia selalu berusaha naik , berpanjatan seakan2 dia mau keluar duluan dan segera merebut makanan walaupun sudah dikasih makan beberapa kali . Baik dalam kondisi hamil ataupun tidak sifatnya satu kambing itu sama . Banyak sekali bergerak .
Al hasil ketika si indukan ini dalam kondisi hamil ternyata ada masalah dengan kehamilannya . Dan tanda - tanda itu diketahuai di bulan2 akhir kehamilannya . Cairan ketuban sudah rembes tanpa di ketahui . Otomatis ketika melahirkan dia mengalami kesusahan dalam mengeluarkan anak dan ternyata anaknya pun sudah mati juga dalam kandungan .
Sungguh kasihan juga , tapi jadi pengalaman ngurus kambing energik kayak gini. Akhirnya khusus untuk satu indukan ini kita harus bikinkan kandang yg khusus dan kuat , dimana dia tidak bisa melakukan panjatan2 atau pun manuver2 gerakan yg berbahaya . Untuk pemberian makan dan minum dia diprioritaskan yang pertama.Harus selalu di perhatikan perkembangan kehamilannya . Wahh .. kayak istri aja ya …
Ada yang punya pengalaman Indukan kayak gini ?ayo di share pengalamannya donk …
Terimakasih
Suatu hari saya cerita-cerita dengan teman peternak. Tapi saat itu kayaknya teman saya itu lagi ga 100% (rodo sableng). Dia cerita gini :
Mas, kambing saya baru aja ada yang mati karena kena cacing hati. Masalahnya saat itu kambing saya baru hamil, jadi saya ga berani memberinya obat cacing. Takut keguguran. Eh malah pulang ke rahmatullah.. Begitu mati, saya bawa ke klinik untuk dinekropsi (otopsi). Ternyata hatinya udah bolong-bolong kayak jalan tol. Tapi ya gimana lagi.. Lha wong sudah mati..
Sejak saat itu saya takut kalo kambing saya terkena cacing lagi. Maka tiap 3 bulan harus dikasih obat cacing. Nah setiap mau ngasih obat cacing, kambing-kambing pada takut. Apalagi kambing, lha wong saya saja takut kok kalo mau minum obat. Kecuali obat kanker (kantong kering). Ya iya lah.. Siapa yang ga mau kalo dikasih duit..
Suatu hari saya ke kandang membawa obat cacing. “Hayo-hayo minum obat dulu anak-anak… Biar ga cacingan.. Enak lho..” Tapi aneh.. Kambing-kambing pada takut semua.. Serentak semua kambing saya ngaku HAMIL. Bahkan kambing pejantan saya juga ngaku HAMIL gara-gara mau diminumin obat cacing.. hahahaha….
Nah, itu ceritanya kenapa kambing pejantan ngaku Hamil. Tapi itu cuma fiktif.. Sekedar lelucon aja..
Cacing yang hidup didalam abomasum (perut kitab) domba, kambing dan sapi bahasa kerennya Haemonchus contortus. Cacing tersebut menghisap darah induk semangnya sehingga menimbulkan beberapa efek terhadap induk semangnya antara lain: anemia (kurang darah), kadang-kadang di jumpai kebengkakan pada rahang bawah, gangguan pencernaan, penurunan berat badan dan menjadi lebih rentan terhadap infeksi penyakit lain.
Tanda tanda penyakit :
- Anemia (kurang darah).
- Tubuh kurus, kulit kasar dan bulu kusam.
- Kehilangan nafsu makan.
- Diare (mencret).
- Konstipasi (sulit buang air) bila infeksinya berat.
- Di jumpai gumpalan darah di dalam abomasumnya
Untuk pengendalian dan pencegahan perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
Read the rest of this entry »
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Semoga dibulan Ramadahan ini ditingkatkan keimanan, kedekatan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT . Mendapat kekuatan menjalankan ibadah yang sempurna. Mendapat Amal yang bisa menjadi penolong kita di akherat kelak. Amin
By
Kambingonline crew.