Susu Meningkat Setelah Dipijat




Agar produksi ASI melimpah, ibu-ibu menyusui melakukan pijat (maaf) payudara. Itu untuk menstimulasi hormon prolaktin agar kelenjar susu berproduksi maksimal.Pada kambing cara serupa dapat mendongkrak produksi susu hingga 50%.

ambing11.JPGInilah pemandangan sehari-hari di peternakan kambing perah peranakan ettawa (PE) milik Dwi Susanto di Bogor. Setiap pagi sebelum kambing-kambing diperah, ambing mereka dipijat selama 5 menit. ‘Seekor kambing menghasilkan susu hingga 3 liter per hari. Padahal, setahun lalu maksimal 2 liter,’ kata pemilik PT Prima Fit itu.

Menurut Dwi kenaikan produksi susu itu benar-benar terlihat setelah ambing dipijat selama setahun. ‘Naiknya memang perlahan. Tak sampai 200 ml sebulan,’ katanya. Namun, bagi peternak peningkatan itu besar artinya. Penambahan 1 liter susu dari seekor kambing menambah kocek Dwi Rp3-juta/bulan. Itu karena ada 20 kambing yang rutin dipijat dan diperah setiap hari. Dwi menjual susu kambing Rp100.000/liter prangko kandang, di gerainya Rp200.000/liter.

Cukup 5 menit saja

Teknik pijat efektif untuk membentuk dan memperbesar ambing. Yang diharapkan setelah dipijat ambing membesar dan membulat. Ambing besar menampung susu lebih banyak. Sebelum diperah, ambing dibasahi air hangat suam-suam kuku. Air hangat berfungsi melepaskan lemak yang menyumbat puting ambing. Kemudian, lakukan gerakan memijat memutar ke kanan dan ke kiri ambing sambil agak ditekan. Pijatan itu dilakukan dengan dua tangan dan posisi seluruh jari tangan terbuka seperti memegang mangkuk. ‘Dipijatnya pelan seperti mengusap,’ ujar Dwi.

Gerakan itu diulang-ulang sampai air yang membasahi ambing turun perlahan-lahan dan mengering. Supaya optimal, pijatan dilakukan 2 kali sehari. Hasil maksimal didapat pada kambing yang telah mengalami 2-3 kali laktasi. Itu karena kambing yang pernah beranak punya hormon esterogen aktif yang merangsang pembentukan ambing.

Menurut Ir Yuni Suranindyah MS PhD, ahli ternak dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dalam ambing terdapat sel-sel sekretorik yang berfungsi menghasilkan susu. Pada kambing yang tengah bunting, sel-sel itu berkembang dalam jumlah banyak. ‘Semakin besar ambing, semakin banyak dihasilkan kelenjar penghasil susu,’ katanya. Pijatan itu merangsang kelenjar ambing memproduksi hormon oksitosin dan prolaktin. Kedua hormon itu berperan mengatur produksi susu.

Teknik pijat itu sangat berpengaruh pada kambing keturunan-keturunan ettawa atau saanen. ‘Faktor genetik tetap berpengaruh pada produksi susu,’ kata Dedi Setiawan Amd dari Dinas Peternakan Kabupaten Bogor. Kambing yang hendak dipijat pun harus sudah dipisahkan dari anaknya. Itu karena cara menyusu anak kambing dapat membuat puting induk memanjang, tetapi ambing tidak membesar. ‘Gerakan menyusu anak kambing membuat puting dapat tekanan, ambingnya tidak,’ kata alumnus Akademi Peternakan Brahmaputra di Yogyakarta itu.

Ramuan pakan

Teknik pijat perlu diimbangi pemberian pakan bergizi agar produksi susu tetap tinggi. Jika kualitas pakan buruk, produksi susu sulit tinggi meskipun bentuk ambing ideal. ‘Tugas ambing hanya sebagai wadah penampung,’ kata Dedi.

Menurut Brian Koesoema Adhi, pakan kambing perah lebih banyak daripada pedaging. Maklum selain membentuk daging, kambing perah juga butuh energi besar saat menghasilkan susu. Sebab itu peternak di Yogyakarta itu memberi pakan hijauan di pagi hari dan kaliandra di sore hari sebanyak 10% dari bobot tubuh. Sebanyak 300 g ampas tahu diberikan sebagai tambahan. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan energi kambing sebesar 1.500 kalori sehari. Bila kebutuhan untuk tumbuh cukup, sisa energi dialihkan untuk produksi susu.

‘Kambing perah butuh protein dan energi tinggi,’ ujar Yuni. Alumnus University of Aberdeen, Skotlandia, itu menyarankan pemberian konsentrat sebagai sumber protein dan karbohidrat yang mudah dicerna. Maklum, pakan hijauan butuh waktu lama untuk dicerna lantaran kaya serat kasar. Dedaunan dari anggota famili Leguminoceae seperti kaliandra, daun kacang-kacangan, dan daun gamal, sebagai sumber protein alternatif. Sumber karbohidrat didapat dari singkong, gaplek, atau bekatul.

Itu pula yang dilakukan peternak di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Sujono misalnya, mencampur cacahan ketela pohon, jagung pipilan, dan kecipir untuk pakan Lestari. Kambing PE kesayangannya itu mampu menghasilkan 3 l susu per hari. ‘Pakan yang dihabiskan sekitar 4-5 kg per hari,’ ujarnya.

Selain pakan hijauan daun nangka, Yuli, peternak di Purwosari, Purworejo, Jawa Tengah, rajin memberikan 400 gram konsentrat komersial yang dijual di pasaran, 200 gram fermentasi bungkil kedelai, dan 200 gram singkong per ekor. ‘Dengan komposisi pakan itu, susu yang dihasilkan rata-rata 1,5 liter per hari,’ kata Yuli.

Syarat lain agar produksi susu lancar, kambing harus bebas stres. ‘Saat stres produksi susu menurun 10-30%,’ ujar Brian. Suasana bising dan terlalu banyak dipegang membuat kambing mudah stres. Makanya, kandang sebaiknya tertutup dan jauh dari lalu-lalang orang. Setelah itu lakukan pijat teratur agar produksi susunya melimpah.

semoga bermanfaat.

( sumber : trubus-oline.co.id Senin, Nopember 03, 2008 )

You can leave a response, or trackback from your own site.

14 Responses to “Susu Meningkat Setelah Dipijat”

  1. Budi Sugiono says:

    Mohon penjelasan penyakit kambing :
    Ambingnya besar sebelah.
    Terima kasih.

  2. andi says:

    jual rokok herbal scr eceran dan jual antiseptik herbal utk luka luar ringan maupun berat.cpt kering. hub.andi di 085646348306 atau kunjungi di http://www.andisjah07.multiply.com

  3. wahid says:

    Hallo mas budi , untuk kambing besar sebelah perlu di check lebih lanjut bisa jadi itu bukan penyakit.tapi memang karena seringnya ambing yag disusu anaknya cuman sebelah. Tapi bisa juga memang karena penyakit . Biasanya di sebut penyakit mastitis . Untuk lebih mengetahui tentang penyakit ini bisa dilihat di artikel dr link ini

    http://kambingindonesia.blogspot.com/2008/10/mastitis-pada-kambing-pe-beberapa-hari.html

    Terimakasih

  4. amy says:

    mas wahid barusan saya beli kambing perah,setelah beberapa hari kambingnya malah tidak keluar susunya.kira2 apa penyababnya ya?apakah kambingnya stres?sbgai tmbahan info untuk pakan saya kasih rumput lapang,gajah plus ampas tahu.trims infonya

  5. admin says:

    biasanya itu pengaruh stress karena adaptasi lingkungan baru dan makanan mas . Setelah 1 – 2 minggu harusnya sudah normal lagi . thanks

  6. S Wibisono says:

    Saya berminat untuk belajar beternak kambing Etawa, mohon menjelasan tempat peklatihan atau bila mungkin melihat dari dekat Peternakan yang ada disekitar Bogor.

    Terima kasih

  7. san says:

    Mas, kalau bisa tulis artikel yg menerangkan cara memulai pemerahan kambing, soalnya ternyata tidak mudah menjinakkan kambing yg belum pernah diperah agar mau dan nurut diperah tiap hari. Makasih sebelumnya.

  8. bayu says:

    siang mas jika anda butuh singkong saya ada .contak di………. 085728373339

  9. zainuddin says:

    Mas tolong alamat lengkap peternakan Pak H Dwi Susanto ( Prima Fit ) di Bogor Tank “banget”ya

  10. teguh arijanto says:

    Tlg info no.telp peternakan bp.H Dwi Susanto CV.prima fit,mohon sharing ya pak. Makasih ya mas mohon disampaikan.

  11. wikandriya says:

    Apakah saya bisa mendapatkan info mengenai alamat dan contact person dari bapak Dwi Susanto (CV. Prima Vit).
    Terima kasih

  12. admin says:

    Pak , saya tidak mempunyai no HP beliau. Tapi bapak bisa hubungi ke trubus dulu untuk mngetahuinya.

    Suci atau Devi
    Telp 021-8729 060, 8770 1748, HP. 0813 1603 4009 , SMS 0816 18 78287 (TRUBUS)

  13. online says:

    mengapa tidak:)

  14. agus mulyadi says:

    saya tertarik untuk belajar dari bapak dwi mohon alamatnya yg di bogor dan no hp bapak dwi, hari ini saya melihat tayangan bpk dwi di tv one…terima kasih

Leave a Reply

Powered by WordPress | Find Free Cell Phones at iFreeCellPhones.com. | Thanks to Palm Pre, Game Music and Get pregnant